Tugas Denny Trias Weblog

Kerjakan dengan sungguh-sungguh, bagikan ilmu dengan ikhlas, nanti Allah akan menambahkan keberkahan

TUGAS kuliah SBDT

NAMA                 : FITRIA AFRIANI

NIM                     : E3110300

GOLONGAN      : B

 

TUGAS

  1. Jelaskan secara singkat apa yang dimaksud dengan jaringan komputer
  2. Bagaimana konsep database terdistribusi
  3. Apa pengertian dari: a. distributed database

b. database management system terdistribusi

4.   Berikan contoh penerapan database terdistribusi di lingkungan sekitar anda

5.   jelaskan keuntungan dan kerugian dalam menggunakan DBMS

 

JAWAB

  1. Jaringan komputer merupakan sebuah sistem yang terdiri atas computer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya, komunikasi, dan dapat mengakses informasi.

 

  1. Konsep database terdistribusi:

ü  Sistem Komputasi Terdistribusi adalah sejumlah elemen proses yang terkoneksi melalui jaringan komputer dan saling bekerjasama dalam melakukan suatu tugas

ü  Basis Data Teridistribusi adalah kumpulan basis-basis data yang saling berhubungan secara logika dan tersebar pada sebuah jaringan komputer

ü  Sistem Manajemen Basis Data adalah sebuah sistem software yang mengelola basis data terdistribusi

 

3. a. distributed database: secara logik keterhubungan dari kumpulan-kumpulan data yang digunakan bersama-sama, dan didistribusikan melalui suatu jaringan komputer.

b. DBMS terdistribusi: sebuah system perangkat lunak yang mengatur basis data terdistribusi dan membuat pendistribusian data secara transparan.

 

  1. Contoh penerapan database terdistribusi di lingkungan sekitar:

ü  Misalnya sebuah bank yang memiliki banyak cabang, bahkan di sebuah kota bisa terdiri dari beberapa cabang atau kantor.

ü  Masing-masing lokasi memiliki jaringan lokal sendiri, dan semua jaringan lokal itu dihubungkan satu sama lain membentuk sebuah jaringan nasional.

 

  1. 5.      Keuntungan DBMS:
    1. Mereflesikan pada bentuk dari struktur organisasinya

Ada suatu organisasi yang memiliki sub organisasi di lokasi yang tersebar di beberapa tempat, sehingga basis data yang digunakan pun tersebar sesuai lokasi dari sub organisasi berada.

  1. Penggunaan bersama dan lokal otonomi

Distribusi secara geografis dari sebuah organisasi dapat terlihat dari data terdistribusinya, pengguna pada masing-masing site dapat mengakses data yang disimpan pada site yang lain.

  1. Keberadaan data yang ditingkatkan

Pada DBMS yang tersentralisasi kegagalan pada suatu site akan mematikan seluruh operasional DBMS

  1. Keandalan yang ditingkatkan

Sebuah basis data dapat di replikasi ke dalam beberapa fragmen sehingga keberadaannya dapat disimpan di beberapa lokasi juga.

  1. Kinerja yang ditingkatkan

Sebuah data di tempatkan pada sustu site dimana data tersebut banyak di akses oleh pengguna, dan hal ini mempunyai dampak yang baik untuk paralel DBMS yaitu memiliki kecepatan dalam pengaksesan data yang lebih baik dibandingkan dengan basis data tersentralisasi.

  1. Ekonomi

Grosch’s Law menyatakan daya listrik dari sebuah komputer  di   hitung    menurut    biaya  yang   dihabiskan   dari penggunaan peralatannya, tiga kali biaya peralatan, 9 kali nya dari daya listrik . Oleh karena itu lebih efektif untuk menambah beberapa workstation untuk sebuah jaringan dibandingkan dengan memperbaharui sistem mainframe.

  1. Perkembangan modular

Di dalam lingkungan terdistribusi, lebih mudah untuk menangani ekspansi . Site yang baru dapat di tambahkan ke suatu jaringan tanpa mempengaruhi operational dari site – site  yang ada.

 

Kerugian DBMS:

  1. Kompleksitas

Pada distribusi DBMS yang digunakan adalah replikasinya, DBMS yang asli tidak digunakan untuk operasional, hal ini untuk menjaga reliabilitas dari suatu data. Karena yang digunakan replikasinya maka hal ini menimbulkan berbagai macam masalah yang sangat kompleks dimana DBA harus dapat  menyediakan pengaksesan dengan cepat , keandalan dan keberadaan dari basis data yang up to date .

  1. Biaya

Meningkatnya kekompleksan pada suatu DDBMS berarti biaya untuk  perawatan dari DDBMS akan lebih besar dibandingkan dengan DBMS yang tersentralisasi, seperti biaya untuk membuat jaringannya, biaya komunikasi yang berjalan , orang-orang yang ahli dalam penggunaan, pengaturan dan pengawasan dari DDBMS.

  1. Keamanan

Pada DBMS yang tersentralisasi, pengaksesan data lebih terkontrol. Sedangkan pada DDBMS bukan hanya replikasi data yang harus di kontrol tetapi jaringan juga harus dapat di kontrol keamanannya.

  1. Pengontrolan Integritas lebih sulit

Kesatuan basis data yang mengacu pada keabsahan dan kekonsistenan dari data yang disimpan. Kesatuan biasanya di ekspresikan pada batasan, dimana berisi aturan untuk basis data yang tidak boleh diubah. Membuat batasan  untuk integrity, umumnya memerlukan pengaksesan ke sejumlah data yang sangat besar  untuk mendefinisikan batasan tersebut, namun hal ini tidak termasuk di dalam operasional update itu sendiri.

 

 

Sumber: http://irmarr.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/11629/BAB+1+DDBMS+Konsep+dan+Design.doc

 

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: