Tugas Denny Trias Weblog

Kerjakan dengan sungguh-sungguh, bagikan ilmu dengan ikhlas, nanti Allah akan menambahkan keberkahan

MIF A_SMT4_BUDI KURNIAWAN_E3110151

Nama : Budi Kurniawan

NIM : E3110151

Definisi singkat dari jaringan computer.

Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web). Tujuan dari jaringan komputer adalah Agar setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Dari definisi di atas, dapat di artikan bahwa Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana. Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan. interkoneksinya.

Konsep Database Terdistribusi

Arti dari konsep sendiri tidak lah berbeda dengan pengertian, definisi. Jadi menurut saya, konsep database terdistribusi adalah sekumpulan dari data-data yang ada pada komputer yang dapat disimpan, diorganisasikan serta dapat diintegrasikan dengan cara yang memudahkan  dalam mengambil keputusan.

DISTRIBUTED DATABASE

Pengertian Distributed Database
Distributed database adalah suatu database yang berada di bawah kendali suatu database management system (DBMS) di mana media penyimpanan tidak dihubungkan dengan suatu CPU secara umum. Dimungkinkan juga data disimpan pada berbagai komputer yang ditempatkan pada suatu lokasi fisik yang sama, atau mungkin disimpan pada suatu jaringan computer yang saling behubungan “www.wikipedia.com”
Atau dapat dikatakan pada distributed database file secara fisik terpisah tetapi secara logis terintegrasi

http://www.pribadiraharja.com/yusliana/artikel.html

http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=definisi+Distributed+Database+&source=web&cd=7&ved=0CFMQFjAG&url=http%3A%2F%2Fdewiar.staff.gunadarma.ac.id%2FDownloads%2Ffiles%2F528%2FM7%2B-%2BDBMS.pdf&ei=7xFcT6iRJcLWrQel-YjhDA&usg=AFQjCNFTtqJc8Nf_0bTqIo8Wg9VSHAOsaQ&cad=rja

Contoh penerapan database terdistribusi di lingkungan sekitar

Di lingkungan sekitar saya yang sudah menerapkan database terdistribusi yaitu di hotel sidomuncul yang menyimpan data pemasukan (check in) dan data keluar (Check out).

Keuntungan dan Kerugian Dalam Menggunakan DBMS

Sistem basis data (DBMS) merupakan salah satu komponen penting dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi. DBMS juga sebagai penentu kualitas informasi : akurat, tepat pada waktunya dan relevan. Namun demikian, tentu saja Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya untuk mendapatkannya. Sasaran utama DBMS adalah menyediakan lingkungan yang nyaman dan efisien dalam menyimpan dan mengambil informasi ke dan dari basis data.

KEUNTUNGAN menggunakan DBMS:

a. Penggunaan Data Bersama (The Data Can Be Shared)

b. Mengurangi Kerangkapan Data (Redudancy Can Be Reduced)

c. Menghindari Ketidakkonsistenan Data (Inconsistency Can Be Avoided)

d. Integritas Data Terpelihara (Integrity Can Be Maintained)

e. Keamanan Terjamin (Security Can Be Enforced)

f. Kebutuhan User Yang Kompleks Dapat Teratasi (Balanced conflicting requirements)

g. Pelaksanaan Standarisasi (Standards Can Be Enforced)

h. Meningkatkan Produktivitas (Increased productivity)

i. Layanan Back up dan Recovery Semakin Baik (Improved backup and recovery services)
KERUGIAN menggunakan DBMS:

a. Rumit (Complexity)
Karena penetapan fungsi dari DBMS yang baik, menyebabkan DBMS menjadi software yang cukup rumit. Seluruh user harus mengetahui fungsi-fungsi yang ada dengan baik, sehingga dapat memperoleh manfaatnya.

b. Ukuran (Size)
Kerumitan dan banyaknya fungsi yang ada menyebabkan DBMS memerlukan banyak software pendukung yang mengakibatkan penambahan tempat penyimpanan dan memory.

c. Biaya DBMS (Cost of DBMS)

d. Biaya Tambahan Hardware (Additional hardware costs)

e. Biaya Konversi (Cost of conversion

f. Performance

Pada dasarnya DBMS dibuat untuk menyediakan banyak aplikasi, akibatnya mungkin beberapa aplikasi akan berjalan tidak seperti biasanya.

g. Resiko Kegagalan (Higher impact of a failure)
Karena system yang terpusat, jika seluruh user dan aplikasi terakses dari DBMS maka kerusakan pada bagian manapun dari system, akan menyebabkan operasi terhenti.

http://windaolyvia.blogspot.com/2011/06/kuntungan-dan-kerugian-dbms.html

menurut saya Database terkomputerisasi maupun DBMS bukanlah prasyarat mutlak untuk pemecahan masalah. Namun mereka memberikan dasar-dasar penggunaan komputer sebagai suatu sistem informasi bagi para spesialis informasi dan pemakai.

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: