Tugas Denny Trias Weblog

Kerjakan dengan sungguh-sungguh, bagikan ilmu dengan ikhlas, nanti Allah akan menambahkan keberkahan

Nama: IKE TRI HIDAYANTI NIM: E3110360Prodi:MIF B

1. Apakah keuntungan DBMS terdistribusi dibandingkan dengan DBMS tersentralisasi?

Merefleksikan pada bentuk dari struktur organisasinya

Ada suatu organisasi yang memiliki sub organisasi di lokasi yang tersebar di beberapa tempat,.sehingga basis data yang digunakan pun tersebar sesuai lokasi dari sub organisasi berada.

Penggunaan bersama dan lokal otonomi

Distribusi secara geografis dari sebuah organisasi dapat terlihat dari data terdistribusinya, pengguna pada masing-masing site dapat mengakses data yang disimpan pada site yang lain. Data dapat dialokasikan dekat dengan pengguna yang biasa menggunakannya pada sebuah site, sehingga pengguna mempunyai kontrol terhadap data dan mereka dapat secara konsekuen memperbaharui dan memiliki kebijakkan untuk data tersebut. DBA global mempunyai tanggung jawab untuk semua sistem. Umumnya sebagian dari tanggung jawab tersebut di serahkan kepada tingkat lokal, sehingga DBA lokal dapat mengatur lokal DBMS secara otonomi.

Keberadaan data yang ditingkatkan

Pada DBMS yang tersentralisasi kegagalan pada suatu site akan mematikan seluruh operasional DBMS. Namun pada DDBMS kegagalan pada salah satu site, atau kegagalan pada hubungan komunikasi dapat membuat beberapa site tidak dapat di akses, tetapi tidak membuat operasional DBMS tidak dapat dijalankan.

Keandalan yang ditingkatkan

Sebuah basis data dapat di replikasi ke dalam beberapa fragmen sehingga keberadaanya dapat di simpan di beberapa lokasi juga. Jika terjadi kegagalan dalam pengaksesan data pada suatu site di karenakan jaringan komunikasi terputus maka site yang ingin mengakses data tersebut dapat mengakses pada site yang tidak mengalami kerusakan.

Kinerja yang ditingkatkan

Sebuah data ditempatkan pada suatu site dimana data tersebut banyak di akses oleh pengguna, dan hal ini mempunyai dampak yang baik untuk paralel DBMS yaitu memiliki kecepatan dalam pengkasesan data yang lebih baik dibandingkan dengan basis data tersentralisasi Selanjutnya, sejak masing-masing site hanya menangani sebagian dari seluruh basis data , mengakibakan perbedaan pada pelayanan CPU dan I/O seperti yang di karakteristikan pada DBMS tersentralisasi.

Ekonomi

Grosch’s Law menyatakan daya listrik dari sebuah komputer di hitung menurut biaya yang dihabiskan dari penggunaan peralatannya, tiga kali biaya peralatan, 9 kali nya dari daya listrik . Sehingga lebih murah jika membuat sebuah sistem yang terdiri dari beberapa mini komputer yang mempunyai daya yang sama jika dibandingkan dengan memiliki satu buah super komputer. Oleh karena itu lebih efektif untuk menambah beberapa workstation untuk sebuah jaringan dibandingkan dengan memperbaharui sistem mainframe. Potensi yang juga menekan biaya yaitu menginstall aplikasi dan menyimpan basis data yang diperlukan secara geografi sehingga mempermudah operasional pada setiap situs.

Perkembangan modular

Di dalam lingkungan terdistribusi, lebih mudah untuk menangani ekspansi . Site yang baru dapat di tambahkan ke suatu jaringan tanpa mempengaruhi operational dari site – site yang ada. Penambahan ukuran basis data dapat di tangani dengan menambahkan pemrosesan dan daya tampung penyimpanan pada suatu jaringan. Pada DBMS yang tersentralisasi perkembangan akan di ikuti dengan mengubah perangkat keras dan perangkat lunak.

2. Gambarkan arsitektur client-server dan collaboration-server?

Client-Server

clip_image001QUERY

clip_image002

Collaboration-Server

clip_image003

QUERY

3. Pada arsitektur server .jika suatu transaksi dikirim ke DBMS.akan digambarkan bagaimana aktifitas tempat yang berbeda di koordinasi.secara khusus ,gambarkan aturan manajer transaksi pada tempat berbeda,konsep atomic transaksi terdistribusi

clip_image004

4. Definisikan fragmentasi dan replikasi dalam hal dimana data disimpan?

Fragmentasi

Replikasi berarti kita menyimpan beberapa copy sebuah relasi atau fragmen relasi. Keseluruhan relasi dapat direplikasi pada satu atau lebih tempat.

5. Apakah perbadaan antara replikasi Synchronous dan Asynchronous replikasi?

· Replikasi Synchronous: semua copy dari relasi yang dimodifikasi (fragmen) harus diubah sebelum modifikasi transaksi commit. Distribusi data dibuat transparan ke pemakai.

· Replikasi Asynchronous: copy dari sebuah relasi yang dimodifikasi hanya diubah secara periodik, copy yang berbeda akan keluar dari sinkronisasi. User harus waspada pada distribusi data. Produk saat ini mengikuti pendekatan ini.

Perbedaan kedua teknik ini terletak pada berapa banyak copy yang dapat diubah atau copy master.

6. Definisikan distributed data independence?

Independensi data terdistribusi : pemakai tidak perlu mengetahui dimana data berada

(merupakan pengembangan prinsip independensi data fisik dan logika).

Distributed data independence: pemakai tidak perlu mengetahui dimana data berada atau lokasi data (merupakan pengembangan prinsip independensi data fisik dan logika).

7. Bagaimana teknik votting dan read-any write-all diimplementasikan pada replikasi synchronous?

· Teknik votting: transaksi harus menulis mayoritas copy untuk memodifikasi sebuah obyek, harus membaca cukup untuk meyakinkan bahwa terlihat setidaknya satu dari copy saat itu. Setiap copy mempunyai nomer versi.

· Teknik read-any Write-all: penulisan lebih lambat dan pembaca lebih cepat daripada teknik votting

8. Berikan penjelasan bagaimana synchronous replication di implementasikan. Khususnya, jelaskan maksud capture dan apply?

Cara Synchronous replication di implementasikan yaitu menetukan berapa banyak perubahan ke primary copy dipropaganda ke copy sekunder. Perubahan biasanya dipropaganda dalam dua langkah yaitu Capture dan Apply.

Jika perubahan dilakukan secara Capture artinya perubahan dibuat dengan transaksi commit ke primary copy yang didefinisikan selama langkah capture. Dan dipropaganda ke copy sekunder selama langkah apply.

9. Apakah perbedaan antara log-based dan procedural untuk implementasi capture?

Log-based Capture : log (menyimpan recovery) digunakan untuk membangkitkan Change Data Table (CDT). Jika hal ini dilakukan ketika log terakhir ditulis ke disk, harus menghapus perubahan ke subsequent yang dihentikan transaksi.

Procedural Capture: suatu prosedur yang secara otomatis dibangkitkan (trigger) mengerjakan capture.

10. Mengapa pemberian nama unik pada objek basis data lebih kompleks pada DBMS terdistribusi?

Karena DBMS terdistribusi memiliki Manajemen Katalog Terdistribusi sehingga Menyimpan data terdistribusi pada beberapa tempat dapat menjadi sangat kompleks.

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: