Tugas Denny Trias Weblog

Kerjakan dengan sungguh-sungguh, bagikan ilmu dengan ikhlas, nanti Allah akan menambahkan keberkahan

NAMA : SHISILIA MEGA DAMAYANTI NIM : E3110690 KELAS : MIF GOL. D

1. Apakah keuntungan DBMS terdistribusi dibandingkan dengan DBMS tersentralisasi?

Jawab:

Pada basis data terdistribusi data di simpan pada beberapa lokasi dengan tujuan untuk membuat distribusi yang transparan. Pada basis data terdistribusi, pemakai tidak perlu mengetahui lokasi data, dimana tidak ada perbedaan antara transaksi dan transaksi lokal. Serta proses pemulihan pada DBMS terdistribusi lenih kompleks dibandingkan dengan DBMS tersentralisasi.

2. Gambarkan arsitektur Client-Server dan Collaboration-Server.

Jawab:

· Sistem Client- Server

clip_image001

· Collaboration System

clip_image002

3. Pada arsitektur collaboration server, jika suatu transaksi dikirim ke DBMS, akan digambarkan bagaimana aktivitas tempat yang berbeda dikoordinasi. Secara khusus, gambarkan aturan manager transaksi pada tempat berbeda, konsep atomic transaksi terdistribusi.

Jawab:

Dalam sistem ini terdapat sekumpulan server basis data, yang menjalankan transaksi data lokal yang bekerjasama mengeksekusi transaksi pada beberapa server. Jika server menerima query yang membutuhkan akses ke data pada server lain, sistem membangkitkan subquery yang dieksekusi server lain dan mengambil hasilnya bersama-sama untuk menggabungkan jawaban menjadi query asal.

Pada ransaksi terdistribusi yang atomic, pemakai dapat menulis transaksi yang mengakses dan mengubah data pada beberapa tempat seperti mengakses transaksi local.

4. Definisikan fragmentasi dan replikasi dalam hal dimana data disimpan.

Jawab:

· Fragmentasi terdiri dari relasi yang dibagi ke relasi atau fragmen yang lebih kecil dan mengirim fragmen, pada beberapa tempat. Terdapat dua macam fragmentasi, fragmentasi horizontal dan fragmentasi vertikal. Pada fragmentasi horisontal, setiap fragmen terdiri dari sebuah subset baris dari relasi asal. Pada fragmentasi vertikal, setiap fragment terdiri dari sebuah subset kolom dari relasi asal.

· Replikasi bahwa kita menyimpan beberapa copy sebuah relasi atau fragmenrelasi. Keseluruan relasi dapat direplikasi pada satu atau lebih tempat.

5. Apakah perbedaan antara replikasi synchronous dan asynchronous ?

Jawab:

· Pada Synchronous Replication semua copy dari relasi yang dimodifikasi atau fragmen, harus diubah sebelum memodifikasi transaksi commit serta harus dilihat penguncian pada semua copy yang dimodifikasi, sedangkan

· Pada Asynchronous menginjinkan memodifikasi transaksi commit sebelum semua copy diubah dan pembaca tidak hanya melihat satu copy saja. Pemakai harus waspada copy yang keluar dari sinkronisasi untuk suatu periode waktu yang pendek.

6. Definisikan distributed data independence!

Jawab:

Distribued data independence adalah data yang di simpan pada beberapa lokasi dengan tujuan untuk membuat distribusi yang transparan, sehingga pemakai tidak perlu mengetahui lokasi data. Hal ini merupakan pengembangan dari prinsip independensi data fisik dan data logika.

7. Bagaimana teknik voting dan read-one write-all diimplementasikan pada replikasi synchronous ?

Jawab:

· Teknik Voting yaitu transaksi harus menulis mayoritas copy untuk memodifikasi sebuah oyek, harus membaca cukup untuk meyakinkan bahwa terlihat setidaknya satu dari copy saat itu. Setiap copy mempunyai nomor seri, dan teknik ini biasanya tidak atraktif karena pembacaan adalah hal yang biasa.

· Read-one Write-all yaitu penulisannya lebih lambat dan pembacaan lebih cepat daripada teknik voting. Teknik ini banyak digunakan pada replikasi sinkronus.

8. Berikan penjelasan bagaimana asynchronous replication diimplementasikan. Khususnya, jelaskan maksud capture dan apply.

Jawab:

· Asynchronous replication mengijinkan memodifikasi transaksi commit sebelum semua copy diubah (dan pembaca tidak hanya melihat satu copy). Pemakai harus waspada copy yang keluar dari sinkronisasi untuk suatu periode waktu yang pendek.

· Langkah Capture diimplementasikan dengan satu dari dua pendekatan, yaitu Log-Based Capture dan Procedureal Capture.

· Mengimplementasikan Langkah Apply

Proses Apply pada tempat sekunder secara periodic mengakibatkan perubahan ke table CDT dari primary site, dan mengubah copy. Periode didefinisikan oleh timer atau pemakai/aplikasi. Replika dapat dipandang lebih dari relasi yang dimodifikasi. Jika hal ini terjadi, replica terdiri dari pengubahan pandangan material yang naik sebagai perubahan relasi. Log-Based Capter ditambah Apply yang terus-menerus akan meminimalkan delay pada propaganda perubahan. Procedureal Capture ditambah application-driven Apply merupakan cara yang fleksibel untuk perubahan proses.

9. Apakah perbedaan antara log-based dan procedureal untuk implementasi capture?

Jawab:

· Log-based Capture yaitu log (menyimpan recovery) yang digunakan untuk membangkitkan Change Data Table (CDT). Jika hal ini dikerjakan ketika log terakhir ditulis ke disk, harus menghapus perubaan ke subsequent yang dihentikan transaksi, sedangkan

· Procedural Capture yaitu suatu prosedur yang secara otomatis dibangkitkan (trigger) mengerjakan capture.

10. Mengapa pemberian nama unik pada obyek basis data lebih kompleks pada DBMS terdistribusi ?

Jawab:

Karena didalam DBMS terdistribusi terdapat proses fragmentasi dan replikasi data, dimana setiap partisi memerlukan nama global yang unik yang disebut relation name. Hal ini diperlukan untuk menyimpan rekaman dimana data disimpa

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: