Tugas Denny Trias Weblog

Kerjakan dengan sungguh-sungguh, bagikan ilmu dengan ikhlas, nanti Allah akan menambahkan keberkahan

NAMA : VEFBRY IDA NURKHUMALASARI NIM : E3110762 PRODI : MIF/ IVD

1. Apakah keuntungan DBMS terdistribusi dibandingkan dengan DBMS tersentralisasi?

Merefleksikan pada bentuk dari struktur organisasinya, basis data yang digunakan tersebar sesuai lokasi dari sub organisasi berada.

Penggunaan bersama dan lokal otonomi, pengguna mempunyai kontrol terhadap data dan mereka dapat secara konsekuen dan memiliki kebijakkan untuk data tersebut. DBA global mempunyai tanggung jawab untuk semua sistem. Umumnya sebagian dari tanggung jawab tersebut di serahkan kepada tingkat lokal, sehingga DBA lokal dapat mengatur lokal DBMS secara otonomi.

Keberadaan data yang ditingkatkan, pada DBMS yang tersentralisasi kegagalan pada suatu site akan mematikan seluruh operasional DBMS. Namun pada DDBMS kegagalan pada salah satu site, atau kegagalan pada hubungan komunikasi dapat membuat beberapa site tidak dapat di akses, tetapi tidak membuat operasional DBMS tidak dapat dijalankan.

Keandalan yang ditingkatkan, basis data dapat di replikasi ke dalam beberapa fragmen sehingga keberadaanya dapat di simpan di beberapa lokasi. Apabila terjadi kegagalan dalam pengaksesan data pada suatu site di karenakan jaringan komunikasi terputus maka site yang lain jika ingin mengakses data tersebut dapat mengakses pada site yang tidak mengalami kerusakan.

Kinerja yang ditingkatkan, mempunyai dampak yang baik untuk paralel DBMS yang memiliki kecepatan dalam pengkasesan data yang lebih baik dibandingkan dengan basis data tersentralisasi dan masing-masing site hanya menangani sebagian dari seluruh basis data serta dapat mengakibatkan perbedaan pada pelayanan CPU dan I/O seperti yang di karakteristikan pada DBMS tersentralisasi.

Ekonomi, Grosch’s Law menyatakan bahwa daya listrik dari sebuah komputer di hitung menurut biaya yang dihabiskan dari penggunaan peralatannya, tiga kali biaya peralatan, 9 kali nya dari daya listrik . Sehingga lebih murah jika membuat sebuah sistem yang terdiri dari beberapa mini komputer yang mempunyai daya yang sama jika dibandingkan dengan memiliki satu buah super komputer.

Perkembangan modular, dalam lingkungan terdistribusi, lebih mudah untuk menangani ekspansi . Site yang baru dapat di tambahkan ke suatu jaringan tanpa mempengaruhi operational dari site – site yang ada. Penambahan ukuran basis data dapat di tangani dengan menambahkan pemrosesan dan daya tampung penyimpanan pada suatu jaringan. Pada DBMS yang tersentralisasi perkembangan akan di ikuti dengan mengubah perangkat keras dan perangkat lunak.

2. Gambarkan arsitektur Client-Server dan Collaboration-Server.

Ø Client- Server

clip_image001

Ø Collaboration System

clip_image002

3. Pada arsitektur collaboration server, jika suatu transaksi dikirim ke DBMS, akan digambarkan bagaimana aktivitas tempat yang berbeda dikoordinasi. Secara khusus, gambarkan aturan manager transaksi pada tempat berbeda, konsep atomic transaksi terdistribusi.

Aturan manager transaksi pada tempat berbeda konsep atomic transaksi terdistribusi:

a. Mengatur biaya komunikasi dengan menempatkan data di tempat yang sering diakses.

b. Meningkatkan kehandalan dan juga keberadaan dari sistem.

c. Meningkatkan kapasitas sebuah sistem.

d. Menigkatkan kinerja sistem.

e. Memperbolehkan pengguna untuk mengontrol.

4. Definisikan fragmentasi dan replikasi dalam hal dimana data disimpan.

Fragmentasi terdiri dari relasi yang dibagi ke relasi atau fragmen yang lebih kecil dan mengirim fragmen, pada beberapa tempat. Terdapat dua macam fragmentasi, fragmentasi horizontal dan fragmentasi vertikal. Pada fragmentasi horisontal, setiap fragmen terdiri dari sebuah subset baris dari relasi asal. Pada fragmentasi vertikal, setiap fragment terdiri dari sebuah subset kolom dari relasi asal. Fragmentasi vertikal : koleksi fragmen vertikal seharusnya dekomposisi lossless-join. Untuk menjamin fragmentasi vertikal lossless-join, sistem harus menyediakan id tupel yang unik untuk setiap tupel dalam relasi asli. Jika kita berpilir bahwa relasi asal sebagai field yang berisi tambahan tupel-id sebagai kunci, field ini ditambahkan ke setiap fragmen vertikal. Sehingga dekomposisi dijamin lossless-join.

Replikasi berarti bahwa kita menyimpan beberapa copy sebuah relasi atau fragmen relasi. Keseluruan relasi dapat direplikasi pada satu atau lebih tempat. Sebagai contoh, jika relasi R difragmentasi ke R1, R2 dan R3, kemungkinan terdapat hanya satu copy R1, dimana R2 adalah replikasi pada dua tempat lainnya dan R3 replikasi pada semua tempat.

5. Apakah perbedaan antara replikasi synchronous dan asynchronous ?

Synchronous Replication : semua copy dari relasi yang dimodifikasi (fragmen)

harus diubah sebelum modifikasi transaksi commit. Distribusi data dibuat

transparan ke pemakai.

Asynchronous Replication : Copy dari sebuah relasi yang dimodifikasi hanya

diubah secara periodik, copy yang berbeda akan keluar dari sinkronisasi. User

harus waspada pada distribusi data. Produk saat ini mengikuti pendekatan ini.

6. Definisikan distributed data independence.

Distributed data independence adalah pemakai tidak perlu mengetahui dimana data berada (merupakan pengembangan prinsip independensi data fisik dan logika).

7. Bagaimana teknik voting dan read-one write-all diimplementasikan pada replikasi synchronous ?

Voting : Transaksi harus menulis copy untuk memodifikasi sebuah objek, harus membaca cakup copy untuk meyakinkan bahwa terlihat setidaknya satu dari copy saat itu.

Read-any Write-all : penulisan lebih lambat dan pembacaan lebih cepat daripada teknik voting. Teknik ini banyak di gunakan pada synchronous replication.

8. Berikan penjelasan bagaimana asynchronous replication diimplementasikan. Khususnya, jelaskan maksud capture dan apply.

Asynchronous replication mengijinkan memodifikasi transaksi commit sebelum semua copy diubah (dan pembaca tidak hanya melihat satu copy). Pemakai harus waspada copy yang keluar dari sinkronisasi untuk suatu periode waktu yang pendek. Teknik asynchronous replication menggunakan dua pendekatan, yaitu Primary Site dan Peer to Peer replication.

Langkah Capture diimplementasikan dengan satu dari dua pendekatan, yaitu Log-Based Capture dan Procedureal Capture. Implementasi capture dengan Log-Based Capture lebih baik karena lebih murah dan lebih cepat tetapi harus memahami detail dari property log.

Proses Apply pada tempat sekunder secara periodic mengakibatkan perubahan ke table CDT dari primary site, dan mengubah copy. Periode didefinisikan oleh timer atau pemakai/aplikasi. Replika dapat dipandang lebih dari relasi yang dimodifikasi. Jika hal ini terjadi, replica terdiri dari pengubahan pandangan material yang naik sebagai perubahan relasi. Log-Based Capter ditambah Apply yang terus-menerus akan meminimalkan delay pada propaganda perubahan. Procedureal Capture ditambah application-drivenApply merupakan cara yang fleksibel untuk perubahan proses.

9. Apakah perbedaan antara log-based dan procedureal untuk implementasi capture?

Langkah Capture diimplementasikan dengan satu dari dua pendekatan, yaitu Log-Based Capture dan Procedureal Capture. Perbedaanya :

· Log-Based Capture : log (menyimpan recovery) digunakan untuk membangkitkan Change Data Table (CDT). Jika hal ini dikerjakan ketika log terakhir ditulis ke disk, harus menghapus perubaan ke subsequent yang dihentikan transaksi.

· Procedural Capture: suatu prosedur yang secara otomatis dibangkitkan (trigger) mengerjakan capture. Implementasi capture dengan Log-Based Capture lebih baik karena lebih murah dan lebih cepat tetapi harus memahami detail dari property log.

10. Mengapa pemberian nama unik pada obyek basis data lebih kompleks pada DBMS terdistribusi ?

Pemberian nama unik pada obyek basis data lebih kompleks pada DBMS terdisribusi agar tidak dapat mengidentifikasi database pada sistem tersebut.

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: