Tugas Denny Trias Weblog

Kerjakan dengan sungguh-sungguh, bagikan ilmu dengan ikhlas, nanti Allah akan menambahkan keberkahan

PRODI MIF A_SMT 4

Andaka Mahardika

E3110074 / MIF – A

 

  1. Apkah keuntungan DBMS terdistribusi d bandingkan dgn DBMS tersentralisasi

• Secara alami mengikuti struktur organisasi

• Adanya otonomi lokal

• Sifatnya dapat dipakai secara bersama

• Peningkatan ketersediaan

• Peningkatan kehandalan

• Peningkatan kinerja

• Ekonomis

 

  1. Gambarkan arsitektur client server dan collaboration server

Collaboration Server

 

  1. Pada arsitektur collaboration server jika suatu transaksi dikirim ke DBMS akan

digambarkan bagaimana aktivtas yg berbeda d koordinasi. Secara khusus gmbarkan aturan manager transaksi pada tempat berbeda, konsep atomic transaksi terdistribusi

  1. Definisikan fragmentasi dan replikasi dalam hal dimana data disimpan

 

Fragmentasi terdiri dari relasi yang dibagi ke relasi atau fragmen yang lebih kecil dan mengirim fragmen, pada beberapa tempat.   Terdapat dua macam fragmentasi, fragmentasi horizontal dan fragmentasi vertikal.  Pada fragmentasi horisontal, setiap fragmen terdiri dari sebuah subset baris dari relasi asal.  Pada fragmentasi vertikal, setiap  fragment  terdiri  dari  sebuah  subset  kolom  dari  relasi  asal.

 

Replikasi berarti bahwa kita menyimpan beberapa copy sebuah relasi atau fragmen relasi.   Keseluruan  relasi dapat direplikasi  pada satu atau lebih tempat.

 

  1. Apakah perbedaan antra replikasi syncronous dan asyncronous

Synchronous Replication : semua copy dari relasi yang dimodifikasi (fragmen) harus diubah sebelum modifikasi transaksi commit.   Distribusi data dibuat transparan ke pemakai.

Asynchronous  Replication  : Copy dari sebuah relasi yang dimodifikasi  hanya diubah secara periodik, copy yang berbeda akan keluar dari sinkronisasi.   User harus waspada pada distribusi data.

 

  1. Definisikan distibuted data independence

Pada Distributed Data Independence, data disebarkan dan disimpan dalam beberapa lokasi dan pemakai tidak perlu mengetahui dimana data berada. Program Aplikasi sama sekali tidak terpengaruh oleh perubahan yang terjadi pada data, begitu juga sebaliknya.

 

 

  1. Bagamnana teknik voting dan read-one write-all diimplementasikan pada replikasi

syncronous

Voting  : transaksi harus menulis mayoritas copy untuk  memodifikasi sebuah obyek, harus membaca cukup copy untuk meyakinkan bahwa terlihat setidaknya satu dari copy saat itu.  Misalnya terdapat 10 copy, 7 penulisan untuk perubahan dan 4 copy untuk pembacaan.  Setiap copy mempunyai nomor versi.  Teknik ini biasanya tidak atraktif  karena pembacaan adalah hal yang biasa.

 

Read-one Write-all:     penulisan  lebih  lambah  dan  pembacaan  lebih  cepat daripada  teknik  Voting.             Teknik  ini  banyak  digunakan  pada  synchronous replication

 

  1. Berikan penjelasan bagaimana syncronous replication diimplementasikan. Khususnya

jelaskan maksud capture dan apply

 

Pada pengimplementasikan   primary   site   replication   adalah menentukan barapa banyak perubahan ke primary copy dipropaganda ke copy sekunder. Perubahan biasanya  dipropaganda  dalam  dua  langkah  yaitu  Capture  dan  Apply. Perubahan dibuat dengan transaksi commit ke primary copy yang diidentifikasi selama langkah Capture dan dipropaganda ke copy sekunder selama langkah Apply. Proses Apply pada tempat sekunder secara periodic mengakibatkan perubahan ke table CDT dari primary site, dan mengubah copy.  Periode didefinisikan oleh timer atau pemakai/aplikasi. Replika dapat dipandang lebih dari relasi yang dimodifikasi. Jika  hal  ini  terjadi,  replica  terdiri  dari  pengubahan  pandangan  material  yang  naik sebagai perubahan relasi. Log-Based  Capter  ditambah  Apply  yang  terus-menerus  akan  meminimalkan delay  pada propaganda perubahan.   Procedureal Capture ditambah application-driven Apply merupakan cara yang fleksibel untuk perubahan proses.

 

  1. Apakah perbedaan antara log-based dan prosedural untuk implementasi capture

Log-Based     Capture    :    log    (menyimpan     recovery)    digunakan     untuk membangkitkan  Change Data Table (CDT).   Jika hal ini dikerjakan ketika log terakhir   ditulis   ke  disk,  harus   menghapus   perubaan   ke  subsequent   yang dihentikan transaksi.

Procedural Capture:  suatu prosedur yang secara otomatis dibangkitkan (trigger) mengerjakan capture.

 

Implementasi  capture dengan Log-Based  Capture lebih baik karena lebih murah dan lebih cepat tetapi harus memahami detail dari property log.

 

  1. Mengapa pemberian nama unik pada objek basis data lebih kompleks pada DBMS terdistribusi?

Karena pada DBMS terdistribusi, suatu relasi difragmentasi dan direplikasi pada beberapa tempat.   Dalam fragmentasi horizontal, setiap partisi terdiri dari himpunan baris dari relasi asal.   Dalam fragmentasi vertika, setiap partisi terdiri dari himpunan kolom pada relasi asal.   Pada replikasi, disimpan beberapa copy dari relasi atau suatu partisi pada beberapa tempat. Jika suatu relasi difragmen dan direplika, setiap partisi memerlukan nama global yang unik yang disebut relation name. Sehingga pemberian nama unik akan lebih kompleks pada DBMS terdistribusi.

 

 

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: